Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan agama dan pendidikan umum dalam membentuk karakter santri yang tidak hanya saleh secara spiritual, namun juga cakap dalam kehidupan sosial dan intelektual.
Menurutnya, perpaduan dua aspek tersebut menjadi pondasi kuat dalam menciptakan generasi penerus yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.
Bacaan Lainnya:
“Saya yakin pendidikan umumnya pun tetap menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya penuh keyakinan.
Bupati juga menyoroti pentingnya kemampuan santri dalam bersosialisasi di tengah masyarakat. Ia menilai, pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi sosial yang menjadi bekal penting di kehidupan nyata.
“Santri harus mampu bergaul, mampu membangun relasi, dan mampu berkomunikasi. Ini menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia luar dan menggapai cita-cita mereka,” imbuhnya.



