Ia juga menekankan pentingnya perubahan gaya hidup yang sederhana namun berdampak besar. Seperti membiasakan membawa wadah makan, botol minum, dan tas belanja sendiri.
Perubahan kecil ini, jika dilakukan secara masif dan konsisten, akan mempercepat pengurangan sampah plastik sekali pakai.
“Perubahan kecil ini akan berdampak besar bila dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” ujar Kepala DLH.
Bacaan Lainnya:
“Seperti mulai menggunakan tas belanja kain, botol minum, dan kotak makanan sendiri. Ini bentuk nyata kontribusi individu terhadap pengurangan sampah plastik sekali pakai,” lanjutnya.
Tak hanya mendorong perubahan perilaku, Pemkot Tangerang juga aktif melakukan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat melalui berbagai program lingkungan.
Salah satu contohnya adalah Program Adiwiyata, yang diterapkan di sekolah-sekolah sebagai sarana membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
Selain itu, DLH juga mengembangkan Program Kampung Iklim (Proklim) di 509 kampung yang tersebar di 13 kecamatan.



