“Kami telah sepakat untuk bekerja sama memperlebar dan memperdalam sungai, ditambah dengan kesediaan Lippo untuk menurap sekitar 300 meter,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurut Bupati Maesyal, normalisasi Kali Sabi diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi debit air yang kerap menyebabkan banjir, terutama di wilayah Kelurahan Binong. Ia berharap langkah ini dapat meringankan beban masyarakat yang sering terdampak banjir.
Bacaan Lainnya:
“Mudah-mudahan upaya ini bisa mengurangi beban masyarakat setiap kali banjir melanda. Kami berharap, setidaknya bisa mengurangi dampak banjir, dan mencegahnya di masa depan,” tambahnya.
Pemkab Tangerang akan mengalokasikan anggaran dari APBD untuk pelaksanaan normalisasi Kali Sabi. Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten sesuai dengan arahan Gubernur Banten, yang terus mengawal program ini bersama dengan DPRD provinsi dan kabupaten. Pihak pengembang Lippo turut berkontribusi dalam proses normalisasi kali ini.



