Proses tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret guna memperkuat mekanisme pendataan terpadu yang lebih efektif.
Paparan teknis memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem dan prosedur pendataan yang telah berjalan, sedangkan diskusi kelompok menjadi ruang berbagi pengalaman, hambatan, serta gagasan pengembangan di lapangan.
Hasil diskusi kemudian dirangkum menjadi rekomendasi yang dapat menjadi acuan perbaikan pendataan di Kota Tangerang.
Bacaan Lainnya:
Dalam kesempatan tersebut, Mulyani juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun layanan sosial yang inklusif dan berkeadilan.
“YDMI juga menegaskan komitmen kolaboratif dalam menghadirkan layanan sosial yang menghargai hak dan keberagaman penyandang disabilitas,” tambahnya.
“Integrasi data memungkinkan pemerintah dan masyarakat bergerak bersama memastikan penyandang difabel mendapatkan layanan yang lebih responsif dan ramah inklusi,” lanjut Mulyani.



