Dalam sambutannya, ia juga mengingatkan bahwa masa depan olahraga di Kota Tangerang berada di tangan generasi muda yang penuh potensi. K
arena itu, ia mendorong para peserta untuk terus mengasah keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan bekerja keras mencapai prestasi terbaik.
Ia bahkan membagikan perjalanan pribadinya sebagai inspirasi. “Saya dulu pun tidak pernah menyangka bisa menjadi wali kota,” ungkapnya.
“Semua proses itu hadir karena usaha dan izin Allah,” tambahnya, menyemangati para atlet muda agar tidak menyerah mengejar mimpi.
Bacaan Lainnya:
Mengusung konsep Pentahelix, H. Sachrudin menekankan bahwa kemajuan dunia olahraga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, komunitas, masyarakat, dan generasi muda itu sendiri.
“Membangun kota dan membangun dunia olahraga tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Harus ada kebersamaan,” tegasnya.
Ia mengajak para peserta untuk terus menorehkan prestasi sebagai bentuk kontribusi dalam memajukan daerah.



