Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menyatakan bahwa acara ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan sosialisasi mengenai transaksi keuangan digital, khususnya kepada generasi muda.
Ia mengajak para peserta untuk lebih sering menggunakan sistem pembayaran digital QRIS, yang dianggap lebih cepat dan praktis.
“Ada edukasi dan sosialisasi supaya teman-teman yang masih muda-muda ini belanjanya lebih sering dengan menggunakan QRIS. Dengan QRIS, transaksi bisa lebih cepat, praktis, dan tidak perlu pengembalian,” jelas Moesa.
Bacaan Lainnya:
Ameriza berharap melalui kegiatan ini, masyarakat, terutama generasi muda, akan semakin terbiasa dengan penggunaan sistem pembayaran digital, yang pada gilirannya dapat mendukung perkembangan ekonomi digital di Kabupaten Tangerang.
“Semoga Kabupaten Tangerang semakin maju transaksi digitalnya, dan pendapatan asli daerahnya juga meningkat,” pungkasnya. (ams)



