Pada acara wisuda kali ini, 100 wisudawan dari empat Sekolah Lansia yang ada di Kabupaten Tangerang turut menerima penghargaan. Capaian ini menambah total 1.040 lansia yang terdaftar di 35 Sekolah Lansia di Provinsi Banten.
Pada momen yang sama, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten, Rusman Efendi, juga turut mengungkapkan bahwa menjadi lansia adalah suatu fitrah yang harus dihormati. Lansia, lanjutnya, bukanlah beban, melainkan potensi besar yang harus diberdayakan.
Bacaan Lainnya:
“Lansia memiliki potensi untuk tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat atau SMART melalui tujuh dimensi lansia tangguh,” kata Rusman.
Menurutnya, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol perubahan persepsi bahwa lansia berperan aktif dalam ketahanan keluarga dan pembangunan sosial.
“Wisuda ini adalah wujud penghormatan kita kepada lansia. Mereka bukan hanya penerima manfaat, tetapi aktor penting dalam ketahanan keluarga dan pembangunan sosial,” pungkasnya. (amd)



