“Dukungan dari sisi kebijakan, pembinaan, dan fasilitasi atlet telah memberikan energi besar bagi kami di kabupaten/kota untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga,” lanjutnya.
99 Calon Atlet Disabilitas Ikuti Seleksi Ilmiah
Sementara, Ketua NPCI Provinsi Banten, Yoyoh, menjelaskan bahwa tahun ini talent scouting diikuti 99 calon atlet disabilitas dari tiga kategori: tunadaksa, tunaintelektual, dan tunanetra. Mereka didampingi oleh 20 pendamping dari kabupaten/kota se-Banten.
“Tahun ini kami bangga karena diikuti oleh 99 calon atlet disabilitas yang terdiri dari atlet tunadaksa, tunaintelektual dan tunanetra serta dukungan oleh 20 pendamping dari kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” ujar Yoyoh.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya proses penjaringan bakat, tetapi juga pembinaan berbasis data melalui klasifikasi, asesmen fisik, dan pemetaan potensi olahraga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menemukan calon-calon atlet potensi yang nantinya akan dibina lebih lanjut sehingga mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” katanya.




