“Saya sangat berharap, Rakerda ini menghasilkan sebuah rencana kerja tahun 2026 yang lebih maksimal,” tambah Andra Soni.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah perluasan cakupan Program PKK Mengajar. Gubernur mengusulkan agar program ini tidak hanya terbatas pada sekolah formal, melainkan dapat menjangkau semua tempat sebagai media pembelajaran.
Filosofinya adalah bahwa “semua tempat adalah sekolah dan semua orang adalah guru.”
Bacaan Lainnya:
Selain itu, Gubernur Andra Soni juga menyoroti pentingnya peran PKK dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mendorong PKK untuk aktif dalam melakukan kunjungan, pengawasan, dan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang saat ini melayani sekitar 1,7 juta peserta didik di Banten.
“SPPG memberdayakan desa juga. Pemprov Banten juga menjadikan desa sebagai target utama dalam menyejahterakan masyarakat. Maka PKK bisa berperan lagi,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menjelaskan bahwa Rakerda ini bertujuan untuk memantapkan program kerja PKK tahun 2026.




