Menurut Bupati Maesyal, Kabupaten Tangerang telah memasuki era baru antikorupsi, di mana kegiatan simbolis mulai digantikan oleh transformasi sistemik yang nyata.
Langkah-langkah yang telah diambil mencakup peningkatan capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MSCP) KPK, kolaborasi erat dengan Kejaksaan dan Kepolisian, serta digitalisasi layanan publik untuk meminimalisir ruang bagi praktik pungli.
Penguatan pengawasan internal melalui optimalisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan perluasan pembangunan Zona Integritas di berbagai perangkat daerah juga menjadi bagian dari upaya ini.
Bacaan Lainnya:
“Inilah evolusi semangat antikorupsi kita: dari seremoni menjadi substansi, dari wacana menjadi budaya kerja,” tegasnya.
Inspektur Kabupaten Tangerang, Tini Wartini, menambahkan bahwa peringatan Harkodia bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya korupsi.
Selain itu, acara ini juga memperkuat komitmen seluruh pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat dalam menanamkan budaya etika dan akuntabilitas.



