Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Serang juga menekankan pentingnya transparansi data penerima bantuan.
Menurutnya, kesalahan data yang menyebabkan warga berhak tidak mendapat bantuan harus segera diperbaiki.
“Saya meminta transparansi data menjadi prioritas,” kata Wali Kota.
Sebagai langkah lanjutan, ia memerintahkan Kepala Dinas Sosial Kota Serang (Kadinsos), M. Ibra Gholibi, untuk segera melaporkan dan memperbaiki data penerima.
Bacaan Lainnya:
Selain penyaluran sembako, Wali Kota juga mengingatkan masyarakat tentang layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.
“Kalau ada mereka minta bayar, kasih tahu saya ya. Itu difasilitasi semua untuk melayani Bapak Ibu sekalian gratis,” tegasnya.
Wali Kota menegaskan, fasilitas kesehatan gratis ini mencakup layanan ambulans dan kegawatdaruratan yang dapat diakses melalui nomor 112, yang tersedia 24 jam tanpa biaya.
Bagi warga atau pengemudi ojol yang belum terdaftar atau belum menerima bantuan, Pemkot Serang membuka kesempatan untuk mendaftar.



