Selain itu, koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk pengamanan rumah ibadah dan titik keramaian. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari pawai kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan.
Pemkab Tangerang juga mempersiapkan mitigasi bencana akibat musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan di beberapa wilayah, termasuk Tanjung Burung, Pengemis, dan Teluk Naga.
Berbagai peralatan darurat, seperti chainsaw, perahu, dan perlengkapan evakuasi, telah disiapkan di titik strategis.
Bacaan Lainnya:
“Selain pengamanan Nataru, kami juga memperkuat penanganan bencana. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan kami dalam menghadapi cuaca ekstrem dan memastikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat,” tambah Bupati.
Bupati Maesyal juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama libur Nataru.
“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga semuanya berjalan aman, tertib, dan lancar,” harapnya.



