Wabup Intan juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang disajikan, serta perlunya evaluasi rutin untuk memastikan manfaat program dirasakan oleh anak-anak sekolah dan masyarakat.
“Setiap dapur SPPG harus menjaga kualitas, kebersihan, dan standar gizi makanan. Evaluasi berkala harus dilakukan dari proses pemilihan bahan hingga distribusi makanannya,” tegasnya.
Komandan Kodim 0510/Tigaraksa, Letkol Inf Yudho Sutyono, yang turut hadir dalam acara tersebut, menambahkan bahwa dapur SPPG tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Bacaan Lainnya:
“Anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, warga sekitar bisa bekerja, dan UMKM lokal ikut terlibat. Ini adalah bentuk nyata pemerataan pembangunan,” ujar Letkol Yudho.
Sementara itu, Tafsirin, perwakilan SPPG, melaporkan bahwa dapur ini didukung oleh tenaga ahli gizi dan puluhan relawan yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar.



