“Secara keseluruhan, progres persiapan tersebut sudah mencapai sekitar 95 persen,” tambahnya.
Namun, dalam proses pembangunan ini, terdapat sedikit kendala terkait cuaca musim hujan yang mempengaruhi proses pematangan akhir lahan.
“Memang terdapat sedikit kendala akibat faktor cuaca, namun kami melihat adanya upaya yang sangat baik dari Dinas Lingkungan Hidup,” ungkapnya.
Meski begitu, Bupati mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh DLH, seperti penutupan gunungan sampah menggunakan geomembran, yang dianggap sangat membantu dalam pengelolaan TPA.
Bacaan Lainnya:
“Penutupan gunungan dan timbunan sampah dengan geomembran menjadi langkah positif dalam pengelolaan TPA,” imbuhnya kemudian.
Setelah pematangan lahan selesai, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana untuk melaporkan perkembangan ini kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk melanjutkan pembangunan PSEL.
Selain itu, Bupati Maesyal juga menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki pasokan sampah yang lebih dari cukup untuk operasional PSEL.



