Sebagai mahasiswa UIN Jakarta, Salsabilla merasa program ini memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang di bidang produksi konten.
“Program ini sangat bagus karena memberi ruang bagi warga Tangsel untuk berkarya dan menyalurkan kreativitasnya. Ini sangat membantu saya untuk mengembangkan kemampuan di bidang produksi konten,” kata Salsa.
Pemenang lainnya, Muhammad Haikal Jallalamru, yang berasal dari Pamulang, mengaku mengikuti lomba ini karena kepeduliannya terhadap kondisi Pasar Ciputat, yang baru-baru ini viral terkait masalah sampah.
Bacaan Lainnya:
“Motivasi saya adalah untuk memberikan perhatian lebih pada kondisi Pasar Ciputat, yang meskipun telah direnovasi, masih banyak masalah yang tidak disoroti masyarakat dan media,” ungkap Haikal.
Pemkot Tangsel berharap melalui program Ngontenin Tangsel, semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menciptakan konten kreatif yang positif dan inspiratif.
Hal ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pembangunan citra Kota Tangerang Selatan yang inovatif dan partisipatif. (amd)





