Ia menyebut Musrenbang kelurahan sebagai fondasi awal agar program yang diusulkan benar-benar berdampak dan berkelanjutan.
“Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wadah strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat Cisauk terakomodasi dan terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Hendarto.
Ia berharap usulan yang telah disepakati dapat diperjuangkan dan dikawal hingga tahapan Musrenbang kecamatan dan kabupaten.
Bacaan Lainnya:
Sementara itu, Lurah Cisauk Ramdhan Randika memaparkan evaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2025 yang mencapai realisasi 97,57 persen.
Ia juga menyampaikan rencana kegiatan tahun 2026 serta usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027 yang menjadi dasar diskusi bersama peserta Musrenbang.
“Melalui Musrenbang ini, kami berupaya menjaga kesinambungan program, terutama pada pemeliharaan jalan lingkungan, saluran drainase, serta penguatan ekonomi dan sumber daya manusia masyarakat,” kata Ramdhan.



