Bupati juga memastikan bahwa Pemkab Tangerang telah menyiapkan langkah penanganan baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Untuk jangka pendek, Pemkab menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok dan membuka posko kesehatan untuk masyarakat yang terisolasi.
“Tadi saya tanya, masyarakat tidak bisa beraktivitas karena jembatannya terendam air, mau belanja susah. Maka kami bersama BPBD membawa logistik untuk kebutuhan sehari-hari dan posko kesehatan,” ungkapnya.
Bacaan Lainnya:
Untuk jangka panjang, Pemkab Tangerang berencana untuk membangun kembali jembatan dengan elevasi yang lebih tinggi dan sejajar dengan jalan pemukiman, agar tetap aman dilalui meskipun terjadi banjir.
“InsyaAllah jangka panjangnya, jembatan akan kita bangun dengan ketinggian yang sama dengan jalan pemukiman. Supaya walaupun terjadi luapan air, jembatan tetap bisa dilalui. Mudah-mudahan tahun 2026 ini segera kita bangun,” jelas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memastikan bantuan akan diberikan kepada petani yang sawahnya terendam banjir dan mengalami puso.



