Dinas Pertanian akan turun tangan untuk membantu masyarakat atau kelompok tani yang terdampak.
Menanggapi cuaca ekstrem yang terjadi, Bupati Maesyal Rasyid mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas, terutama di sekitar jembatan yang terendam. Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak beraktivitas di malam hari.
“Saya minta masyarakat lebih hati-hati. Untuk sementara perahu akan kita siagakan, dan saya sarankan aktivitas dilakukan pagi sampai sore saja, jangan malam hari,” pungkasnya.
Bacaan Lainnya:
Sementara itu, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa kondisi jembatan tidak mengalami kerusakan struktural, melainkan akses terputus karena posisi jembatan yang terendam air.
“Perlu kami luruskan bahwa yang terputus itu bukan jembatannya, tetapi akses masyarakat karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air ketika terjadi luapan sungai. Jadi jembatannya masih ada, hanya terendam,” ungkap Iwan.



