Ia menegaskan, monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala, khususnya mendekati Lebaran. Selain itu, pengawasan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan diperketat untuk memastikan produk pangan yang beredar aman dan layak konsumsi.
“Kita akan terus melakukan monitoring stok dan ketersediaan bahan pangan dan komoditi pokok. Kita bersama BP POM juga akan melakukan uji kelayakan makanan menjelang hari raya agar masyarakat bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan aman dan layak konsumsi,” imbuhnya.
Bacaan Lainnya:
Menurutnya, hasil temuan di lapangan akan dibahas lebih lanjut bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait guna merumuskan langkah preventif dalam menjaga kestabilan harga serta pasokan di pasaran.
“Hasil temuan ini tentu akan kami bahas bersama lebih lanjut bersama dinas, instansi terkait lainnya. InsyaAllah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mencoba mensubsidi minyak goreng dan menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang hari raya Idul Fitri,” tandasnya.



