Selain itu, lanjut Yeti Rohaeti, pengembangan ini juga berpotensi membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat di Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang menargetkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) meningkat menjadi 5,5-6 persen dan menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 5,88 persen menjadi 5,61 persen pada 2027 mendatang.
Sementara itu, Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan, M. Risal Wasal, menegaskan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan aerotropolis di Kota Tangerang.
Bacaan Lainnya:
“Kami tadi sudah berdiskusi panjang bersama semua lapisan masyarakat terkait rencana pengembangan kawasan aerotropolis di Kota Tangerang,” ungkap Risal.
“Kami mendukung penuh rencana ini bisa segera ditindaklanjuti sehingga Kota Tangerang ke depannya bisa mempunyai daya tarik dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang signifikan,” sambungnya.
Rencana pengembangan aerotropolis tidak hanya terpusat di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tetapi juga dirancang mencakup kawasan yang lebih luas melalui penguatan zona ekonomi khusus.



