Menurutnya, berbagai upaya konkret telah dan akan terus dilakukan, salah satunya melalui pembangunan sistem rujukan terintegrasi.
“Hasil tinjauan tersebut nantinya akan dijadikan dasar evaluasi bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun langkah penanganan yang lebih efektif,” ucanya.
Bacaan Lainnya:
Menurut dr. Hendra, meskipun angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tangerang sudah di bawah rata-rata nasional, Dinkes tetap berkomitmen menurunkannya lebih jauh.
“Meskipun angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tangerang saat ini sudah berada di bawah rata-rata angka nasional, kami (Dinkes) tetap berkomitmen penuh untuk terus menurunkannya agar lebih rendah dari capaian tahun 2025,” pungkasnya. (amd)



