Seluruh peserta dinilai oleh dewan juri profesional yang memiliki kompetensi di bidang syiar dan dakwah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter serta keberanian tampil di depan publik bagi generasi muda.
Tak hanya menghadirkan perlombaan religi bagi anak-anak, Festival Al-A’zhom ke-13 juga menyuguhkan beragam kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat selama penyelenggaraan berlangsung.
“Kami mengajak seluruh warga Kota Tangerang dan sekitarnya untuk hadir memeriahkan Festival Al-A’zhom ke-13,” ajaknya.
Bacaan Lainnya:
“Selain perlombaan anak-anak seperti Dai Cilik, Thafidzul Qur’an, dan Adzan, ada juga Tablig Akbar, kuliner, fesyen, hingga pasar rakyat,”
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan suasana yang tidak hanya religius, tetapi juga edukatif dan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kehadiran bazar kuliner, fesyen muslim, serta pasar rakyat yang melibatkan pelaku UMKM.
Salah seorang peserta, Yazid, santri Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol, mengaku mendapatkan pengalaman berharga saat mengikuti lomba tersebut.



