“Kegiatan ini adalah bentuk intervensi non-medis yang edukatif dalam rangka mendorong kesadaran masyarakat, khususnya remaja putri, akan pentingnya konsumsi pangan bergizi seimbang,” jelas Asep.
Pihaknya juga mengajak seluruh TP PKK untuk memanfaatkan ajang ini sebagai sarana edukasi dan advokasi, serta memperkuat jejaring antarkecamatan dalam membangun SDM yang sehat dan produktif. (jid)




