“Kami mendapat program revitalisasi sebanyak tiga unit RPS dari pusat. Gedungnya dari pusat, sedangkan alat-alatnya dari DAK Provinsi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan fisik yang berjalan beriringan dengan pengadaan peralatan membuat fasilitas praktik dapat langsung dimanfaatkan secara optimal.
“Jadi alhamdulillah kami berbarengan, dapat revitalisasi, kemudian juga DAK-nya dapat. Sehingga bisa match dan langsung digunakan,” katanya.
Terkait rencana penerapan skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pihak sekolah telah mengikuti proses seleksi di tingkat provinsi dan kini menunggu hasil penetapan.
Bacaan Lainnya:
“BLUD itu menjadi lisensi bagi sekolah untuk mengembangkan bisnisnya. Jadi nanti hasil praktik siswa bisa dikembangkan dan dikomersialkan,” imbuhnya.
Usrotul menambahkan, SMK Negeri 1 Anyer saat ini memiliki tujuh program keahlian yang seluruhnya diminati calon siswa setiap tahun ajaran baru.
“Alhamdulillah, peminatnya setiap tahun selalu tinggi, semua jurusan kami pada dasarnya favorit karena ramai peminat,” pungkasnya.



