Melalui program ini, warga dapat membeli paket sembako lengkap seharga Rp172.000, jauh lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp312.200.
“Misalnya harga paket sembako di pasar sekitar Rp312.200, masyarakat bisa membelinya hanya Rp172.000,” jelasnya.
Selisih harga tersebut ditanggung pemerintah daerah. Selain itu, masyarakat juga diberi keleluasaan untuk membeli sesuai kebutuhan, baik paket lengkap maupun komoditas tertentu.
Program Warteksi menyediakan delapan komoditas utama, yakni beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau.
Bacaan Lainnya:
Maesyal menambahkan, program ini akan dilaksanakan secara rutin dan bergilir di seluruh kecamatan. Fokus pada komoditas penyumbang inflasi tinggi seperti cabai dan bawang dinilai efektif menekan gejolak harga di pasar.
“Program ini akan kita laksanakan rutin dan digilir di setiap kecamatan,” ujarnya.
Selain memberikan subsidi hingga 75 persen, program ini juga tidak mewajibkan pembelian dalam bentuk paket, sehingga masyarakat lebih fleksibel.




