Ia menambahkan, selain melakukan pengecekan akurasi alat ukur, tim juga turut memantau secara langsung ketersediaan stok BBM untuk memastikan distribusi tetap lancar dan terpenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.
“Untuk proses pengecekan ini kita mengarah pada pengukuran dari alat ukur takar timbang di SPBU. Jadi, kami memastikan bahwa ukurannya tepat, jika konsumen membeli satu liter maka harus dapat satu liter.” ungkapnya.
Kepala Bidang Kemetrologian Disperindag Kabupaten Tangerang, Fery Saputra, menyampaikan bahwa stok BBM di wilayah Kabupaten Tangerang berada dalam kondisi aman menjelang Nataru.
“Selain melakukan pengawasan, kami juga memastikan ketersediaan stok BBM di Kabupaten Tangerang ini aman menjelang Nataru,” katanya.
Fery juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi kecurangan, sehingga tindakan cepat dapat dilakukan dan pelayanan di SPBU tetap berjalan transparan serta akuntabel.




