Tangerang Raya

70 Anak dari 29 Kecamatan Ikuti Khitanan Massal Pemkab Tangerang

10
×

70 Anak dari 29 Kecamatan Ikuti Khitanan Massal Pemkab Tangerang

Sebarkan artikel ini
khitanan massal
Sejumlah anak mengikuti khitanan massal yang digelar Pemkab Tangerang di RSUD Tigaraksa, Kamis (8/10/2026).

VISIBANTEN.COM, TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar khitanan massal bagi anak-anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Kamis (8/10/2026). Pelaksanaannya menjadi salah satu agenda awal dalam rangkaian peringatan HUT Kabupaten Tangerang tahun ini.

Sebanyak 100 peserta disiapkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hingga pelaksanaan berlangsung, tercatat 70 anak telah mengikuti khitanan massal yang berasal dari perwakilan 29 kecamatan.

Peringatan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang tahun ini dikemas secara sederhana dengan mengedepankan kegiatan sosial.

Pemerintah daerah menjadikan momentum pertambahan usia Kabupaten Tangerang sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

Khitanan Massal Jadi Bagian Rangkaian HUT

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan khitanan massal menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyambut HUT Kabupaten Tangerang.

Selain sebagai agenda sosial, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur pemerintah daerah atas bertambahnya usia Kabupaten Tangerang.

“Tahun ini dalam menyambut HUT dilakukan secara sederhana, mengedepankan kegiatan sosial serta meningkatkan rasa syukur,” kata Soma Atmaja.

Menurut Soma, pemerintah daerah ingin agar rangkaian peringatan HUT tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Soma.

Khitanan massal tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu keluarga yang membutuhkan, terutama dalam mengurangi beban biaya untuk pelaksanaan khitanan anak.

RSUD Tigaraksa Siapkan Lima Tim Medis

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan baik, RSUD Tigaraksa menyiapkan tenaga medis yang kompeten. Direktur RSUD Tigaraksa, Muhammad Faridzi Fikri, mengatakan terdapat lima tim medis yang disiapkan untuk menangani para peserta.

Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan tenaga kesehatan dari RSUD Balaraja dan RSUD Kabupaten Tangerang.

“Kami persiapkan untuk menerima 100 peserta yang disediakan dan sejauh ini sudah 70 peserta dari perwakilan 29 kecamatan,” tutur Muhammad Faridzi Fikri.

Persiapan tenaga kesehatan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Dengan dukungan tenaga medis dari sejumlah rumah sakit daerah, pelaksanaan khitanan massal diharapkan dapat berlangsung aman dan memberikan kenyamanan kepada para peserta.

Gunakan Dua Metode Khitan

Dalam pelaksanaannya, khitanan massal menggunakan dua metode, yakni metode manual dan kauterisasi yang lebih dikenal masyarakat sebagai metode sunat laser.

Kedua metode tersebut dipilih dengan tetap memperhatikan faktor keamanan, kenyamanan, serta kondisi setiap anak yang mengikuti kegiatan.

“Kami menyiapkan dua metode, yaitu metode manual dengan standar keamanan yang tinggi dan metode kauterisasi yang sering dikenal sebagai sunat laser,” jelas Muhammad Faridzi Fikri.

Sebelum menjalani tindakan, setiap peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan. Tahapan tersebut dilakukan untuk menentukan metode yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.

“Tentunya sebelum dilakukan tindakan, peserta akan melalui pemeriksaan terlebih dahulu sehingga metode yang digunakan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak,” ungkap Muhammad Faridzi Fikri.

Keluarga Peserta Merasa Terbantu

Pelaksanaan khitanan massal mendapat respons positif dari keluarga peserta. Salah satunya Aris, warga Kecamatan Legok, yang mengaku terbantu dengan adanya kegiatan sosial yang digelar Pemkab Tangerang tersebut.

Menurut Aris, kegiatan tersebut membantu keluarga yang ingin melaksanakan khitanan bagi anak, terutama mereka yang harus mempertimbangkan kemampuan biaya.

“Alhamdulillah sangat terbantu, tidak perlu mengeluarkan biaya besar, bahkan kami diberikan bingkisan,” kata Aris.

Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program pemerintah daerah.

“Semoga Kabupaten Tangerang semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pemerintah terus memberikan perhatian serta kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” harap Aris.

Memasuki usia ke-394, Aris juga berharap Kabupaten Tangerang semakin berkembang dan hubungan pemerintah dengan masyarakat semakin dekat.

“Semoga di usia yang ke-394 ini Kabupaten Tangerang semakin baik dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Aris. (pra)