VISIBANTEN.COM, JAKARTA — Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada lanjutan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Duel dua negara serumpun ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB.
Kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan dari pertandingan pertama. Indonesia mengalahkan Singapura 2-0, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh 3-0.
Pertandingan ini menjadi pertemuan dua tim yang berada di papan atas Grup A. Malaysia untuk sementara berada di posisi pertama dengan tiga poin dan selisih gol +3, sedangkan Indonesia berada di posisi kedua dengan tiga poin dan selisih gol +2.
Bacaan Lainnya:
Indonesia Punya Modal Kemenangan
Indonesia tampil positif pada pertandingan pembuka. Ragnar Oratmangoen membawa Garuda unggul pada menit ke-13 sebelum Ole Romeny memastikan kemenangan melalui penalti pada menit ke-74.
Kemenangan tersebut juga membuat Indonesia mencatatkan clean sheet.
Namun, kondisi sejumlah pemain menjadi perhatian menjelang pertandingan kedua. Pelatih John Herdman mengungkapkan Emil Audero, Dean James, dan Ragnar Oratmangoen masih dipantau kondisinya.
“Soal cedera, kami sedang memantau kiper Emil Audero, memantau Dean James yang harus ditarik keluar, dan kami juga akan memantau kondisi Ragnar,” kata Herdman seusai pertandingan.
Situasi tersebut bisa memengaruhi pilihan Herdman dalam menentukan susunan pemain menghadapi Malaysia.
Dilansir dari laman FIFA, Thom Haye juga menyoroti faktor kebugaran pemain di tengah padatnya jadwal pertandingan.
“Secara fisik, sejauh ini kami dalam kondisi yang baik. Jadwal pertandingan sangat padat dengan jeda yang singkat antarlaga,” kata Haye kepada FIFA seusai pertandingan.
“Jadi pelatih memastikan semua pemain tetap bugar. Mungkin akan ada rotasi pada pertandingan-pertandingan berikutnya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tim,” lanjutnya.
Bacaan Lainnya:
Malaysia Lebih Produktif di Laga Pembuka
Malaysia juga mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan. Harimau Malaya menang 3-0 atas Bangladesh.
Arif Aiman Hanapi mencetak dua gol, sedangkan Bergson da Silva menandai debutnya dengan satu gol.
Produktivitas tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan Indonesia. Malaysia mencetak tiga gol tanpa kebobolan pada pertandingan pertamanya.
Bergson sendiri sudah memahami besarnya arti pertandingan melawan Indonesia.
“Pertandingan berikutnya sangat berarti bagi masyarakat Malaysia,” katanya. “Pertandingan ini mirip seperti Brasil melawan Argentina,” ucapnya.
Bacaan Lainnya:
Prediksi Susunan Pemain Indonesia
Dengan mempertimbangkan susunan pemain yang diprediksi sejumlah sumber serta kondisi pemain yang masih dipantau, Indonesia berpotensi menggunakan formasi 3-4-2-1.
Indonesia: Emil Audero; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner; Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Dean James, Ragnar Oratmangoen; Luke Vickery, Ole Romeny; Mitchell Baker.
Pelatih: John Herdman.
Namun, susunan tersebut masih berupa prediksi. Kondisi Emil Audero, Dean James, dan Ragnar Oratmangoen dapat membuat komposisi akhir mengalami perubahan.
Bacaan Lainnya:
Prediksi Susunan Pemain Malaysia
Malaysia diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1.
Malaysia: Syihan Hazmi; Quentin Cheng, Dion Cools, Brad Trapp, La’Vere Corbin-Ong; Manuel Hidalgo, Nooa Laine; Arif Aiman, Stuart Wilkin, Faisal Halim; Bergson da Silva.
Pelatih: Tan Cheng Hoe.
Arif Aiman dan Bergson menjadi dua pemain yang patut diperhatikan setelah keduanya mencetak gol pada kemenangan Malaysia atas Bangladesh.
Bacaan Lainnya:
Duel Lini Serang
Indonesia memiliki Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny yang sudah mencetak gol pada laga pembuka.
Ragnar menjadi pencetak gol pertama Garuda, sedangkan Romeny menyumbang gol melalui penalti.
Di kubu Malaysia, Arif Aiman mengemas dua gol dan Bergson mencetak satu gol.
Catatan tersebut membuat duel lini serang menjadi salah satu bagian menarik dari pertandingan. Indonesia mencetak dua gol pada laga pertama, sedangkan Malaysia tiga gol.
Bacaan Lainnya:
Prediksi Pertandingan
Indonesia memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri di SUGBK. Namun, Malaysia datang dengan produktivitas lebih tinggi setelah mencetak tiga gol pada pertandingan pembuka.
Kondisi fisik juga dapat menjadi faktor karena kedua tim sama-sama menjalani pertandingan dalam waktu berdekatan.
Indonesia memiliki catatan positif berupa kemenangan dan clean sheet. Malaysia memiliki keunggulan produktivitas dengan tiga gol tanpa kebobolan.
Dengan mempertimbangkan hasil pertandingan pertama, kondisi pemain, faktor kandang, serta produktivitas kedua tim, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.
Prediksi skor: Malaysia 1-2 Indonesia .
Prediksi tersebut merupakan perkiraan berdasarkan data dan kondisi kedua tim menjelang pertandingan, bukan hasil resmi pertandingan. (pra)






